Speech English In Five Minutes (Kultum Bahasa Inggris)

Soppeng, 24 Juni 2022 - Program "Speech English In Five Minutes" (Kultum Bahasa Inggris) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris dan kepercayaan diri siswa dalam tampil di depan umum telah diterapkan di SMP Negeri 1 Watansoppeng, Kabupaten Soppeng. Program ini merupakan inisiatif sekolah dalam menjawab tantangan dalam pendidikan, khususnya dalam hal keterampilan berbicara bahasa Inggris.

 

Sebelumnya, di SMP Negeri 1 Watansoppeng, ditemui beberapa kendala dalam pengembangan keterampilan berbicara siswa, seperti rasa malu, kurangnya pengetahuan tentang topik yang dibicarakan, rendahnya partisipasi, kurangnya kepercayaan diri, dan penggunaan bahasa ibu. Dalam kondisi tersebut, hanya sekitar 20% dari total 601 siswa yang memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk berbicara di depan umum, baik dalam bahasa Indonesia, bahasa daerah, maupun bahasa Inggris. Siswa-siswi yang dominan dalam kemampuan berbicara umumnya adalah yang berprestasi akademik, terutama perempuan. Sementara siswa-siswi dengan kemampuan di bawah rata-rata cenderung pemalu dan kurang percaya diri ketika diminta untuk berbicara atau tampil di depan umum.

 

Selain itu, kurangnya kesempatan berlatih berbicara di dalam kelas juga menjadi kendala, karena minimnya materi yang mendukung pelatihan keterampilan berbicara di depan umum bagi siswa. Padahal, kemampuan berbicara merupakan faktor penting dalam menyampaikan informasi secara lisan. Keterampilan ini perlu dilatih secara terus-menerus agar dapat berkembang dengan baik.

 

Menghadapi tantangan tersebut, SMP Negeri 1 Watansoppeng menginisiasi program "Speech English In Five Minutes" (Kultum Bahasa Inggris) sebagai solusi untuk melatih siswa agar berani berbicara di depan umum, mengembangkan kepercayaan diri, dan menggali potensi serta minat mereka. Program ini juga bertujuan untuk mewujudkan pendidikan berkualitas.

 

Program ini melibatkan seluruh 601 siswa, terdiri dari 290 siswa laki-laki dan 311 siswa perempuan. Tahapan implementasinya meliputi komunikasi dengan kepala sekolah, rapat dewan guru untuk sosialisasi program, sosialisasi kepada siswa, orang tua, dan komite sekolah, pelaksanaan program, serta evaluasi program.

 

Program "Speech English In Five Minutes" (Kultum Bahasa Inggris) ini dapat dengan mudah diadaptasi di sekolah-sekolah atau tempat lain karena tidak membutuhkan biaya besar. Yang diperlukan adalah persiapan yang matang, koordinasi dengan siswa, dan penjadwalan serta pengaturan giliran siswa yang akan tampil. Program ini memiliki tahapan yang relatif mudah, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.

 

Tujuan dari program ini antara lain untuk memahami kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keterampilan berbicara, meningkatkan kepercayaan diri siswa, membiasakan siswa berkomunikasi dalam bahasa Inggris, memberi kesempatan kepada semua siswa untuk belajar berbicara di depan umum, menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, dan mampu menyampaikan informasi menggunakan bahasa lain.

 

Manfaat dari program "Speech English In Five Minutes" (Kultum Bahasa Inggris) ini sangat besar bagi siswa. Program ini dapat memperkuat pendidikan karakter di sekolah, meningkatkan akhlakul karimah siswa, memotivasi siswa untuk belajar bahasa Inggris, meningkatkan kepercayaan diri, melatih siswa tampil di depan umum, menggali potensi dan kreativitas siswa, serta memberikan rasa bangga ketika siswa dapat tampil berbicara di depan umum.

 

Melalui implementasi program ini, diharapkan siswa di SMP Negeri 1 Watansoppeng dapat mengembangkan kemampuan dan keterampilan berbicara bahasa Inggris, serta merasa lebih percaya diri ketika tampil di depan umum. Program "Speech English In Five Minutes" (Kultum Bahasa Inggris) ini menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk mengasah keterampilan berbicara bahasa Inggris dan tampil di depan umum.