Pentas GIMURA: Meningkatkan Pengetahuan dan Status Kesehatan Gigi Mulut Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Ganra

Di Kabupaten Soppeng, upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil tidak hanya terbatas pada pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga melibatkan perhatian khusus terhadap kesehatan gigi dan mulut. Salah satu inisiatif inovatif yang diluncurkan adalah "Pentas GIMURA" (Peningkatan Pengetahuan dan Status Kesehatan Gigi Mulut Ibu Hamil) di UPTD Puskesmas Ganra. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan status kesehatan gigi dan mulut ibu hamil melalui serangkaian kegiatan edukasi dan pemeriksaan.

Puskesmas sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran krusial dalam penyuluhan dan pemeliharaan kesehatan. Salah satu fokus utama dari pembangunan kesehatan adalah peningkatan kesehatan gigi dan mulut, terutama di kalangan ibu hamil. Kesehatan gigi dan mulut yang buruk selama kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin, dengan potensi risiko seperti kelahiran prematur dan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Oleh karena itu, perawatan gigi yang baik menjadi aspek penting dari kesehatan ibu hamil.

Melihat fakta bahwa pemeriksaan gigi dan mulut pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Ganra masih rendah, tim medis berinisiatif mengembangkan Pentas GIMURA. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya perawatan gigi dan mulut selama masa kehamilan dan memperbaiki status kesehatan gigi mereka. Berdasarkan data tahun 2019 dan 2020, kunjungan untuk skrining gigi ibu hamil sangat minim, dengan angka meningkat secara perlahan namun masih tergolong rendah. Pentas GIMURA berupaya mengatasi masalah ini dengan menyajikan edukasi yang lebih baik dan memberikan motivasi kepada ibu hamil untuk memeriksakan kesehatan gigi mereka secara teratur.

Program Pentas GIMURA melibatkan beberapa kegiatan utama. Pertama, dilakukan penyuluhan kesehatan yang mencakup materi tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Penyuluhan ini dilaksanakan di seluruh desa wilayah kerja UPTD Puskesmas Ganra. Selanjutnya, ibu hamil diberikan lembar pre dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan mereka mengenai kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, program ini juga melibatkan pemeriksaan gigi dan mulut secara menyeluruh minimal sekali dalam tiap trimester kehamilan.

Keberhasilan Pentas GIMURA terlihat dari peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu hamil. Sebelum penyuluhan, nilai rata-rata pre-test mengenai kesehatan gigi dan mulut ibu hamil sebesar 33,9. Namun, setelah penyuluhan, nilai ini meningkat pesat menjadi 97,2. Ini menunjukkan bahwa ibu hamil semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka. Selain itu, kunjungan untuk pemeriksaan gigi meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun, menunjukkan bahwa ibu hamil lebih aktif dalam mencari perawatan gigi.

Sebagai bagian dari program ini, setiap ibu hamil yang telah melakukan pemeriksaan gigi diberikan "KORSET BUMIL" atau Kartu Kontrol Kesehatan Gigi Ibu Hamil, yang ditempelkan pada buku KIA sebagai dokumentasi. Inovasi ini memberikan kemudahan dalam pelacakan dan pemantauan kesehatan gigi ibu hamil.

Dengan adanya Pentas GIMURA, diharapkan tidak hanya terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran di kalangan ibu hamil, tetapi juga perbaikan nyata dalam kesehatan gigi dan mulut mereka. Program ini mencerminkan komitmen UPTD Puskesmas Ganra dalam memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berkelanjutan, serta menjadi contoh bagi puskesmas lainnya dalam melaksanakan program kesehatan yang terintegrasi dan berdampak positif bagi masyarakat.