Soppeng, 30 Juni 2022 - Pembangunan kesehatan sebagai bagian dari upaya membangun manusia secara menyeluruh telah dilaksanakan melalui berbagai program kesehatan, termasuk program kesehatan anak. Salah satu program yang diharapkan dapat turut berperan aktif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian pada balita adalah Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Namun, rendahnya minat baca dan kurangnya waktu untuk mencari informasi telah mengakibatkan pengetahuan ibu terhadap pemantauan kesehatan balitanya menjadi rendah. Padahal, Buku KIA merupakan panduan penting bagi ibu dalam memantau kesehatan balitanya.
Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, UPTD Puskesmas Cangadi melalui inovasi "Kelas BACA" telah melaksanakan kelas edukasi dan menyediakan edukasi kesehatan yang menarik melalui media elektronik dan komunikasi interaktif bagi ibu hamil dan balita. Ini merupakan langkah promotif dan preventif yang diambil untuk meningkatkan pemahaman ibu terkait kesehatan balitanya.
Kegiatan "Kelas BACA" mencakup beberapa kegiatan utama, antara lain:
- Kelas Edukasi Ibu Hamil dan Ibu Balita (offline/online): Kelas ini memberikan edukasi langsung kepada ibu hamil dan ibu balita mengenai pentingnya memanfaatkan Buku KIA serta pentingnya pemantauan pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan balita.
- Grup WhatsApp Kelas BACA: Grup ini merupakan wadah komunikasi antara dokter, tenaga gizi, promkes, bidan desa, serta ibu bayi/balita di wilayah UPTD Puskesmas Cangadi. Melalui grup ini, informasi dan konsultasi terkait kesehatan dapat dilakukan secara mudah dan interaktif.
- ISI HATI (Informasi Kesehatan
Buah Hati Ibu): Video edukasi kesehatan bayi balita disebarkan melalui Grup
WhatsApp Kelas BACA. Video-video ini berisi informasi yang relevan dengan
kesehatan balita yang didasarkan pada isi Buku KIA. Dengan adanya video ini,
ibu yang tidak sempat membaca Buku KIA dapat tetap mendapatkan informasi
melalui media video yang mudah dipahami.
Dengan adanya "Kelas BACA", diharapkan ibu balita dapat memahami pentingnya pemanfaatan Buku KIA serta pemantauan status pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan balitanya. Dengan pengetahuan yang tepat, ibu dapat menjadi bijak dan cerdas dalam merawat balitanya, sehingga tumbuh kembang anak menjadi optimal. Dengan anak yang sehat, keluarga dan masyarakat juga dapat menjadi sejahtera dan produktif.
Tujuan inovasi "Kelas BACA" adalah meningkatkan derajat kesehatan balita, minat baca ibu terhadap informasi kesehatan yang akurat, mencegah angka kematian bayi, serta mengoptimalkan pemantauan kesehatan balita di wilayah UPTD Puskesmas Cangadi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam menggunakan Buku KIA dan media elektronik untuk mendukung tumbuh kembang dan kesehatan balita secara optimal. Diharapkan kegiatan ini dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi/balita, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya ASI Eksklusif, meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI dan pengolahannya, meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi bagi anak, meningkatkan pengetahuan ibu tentang penyakit yang sering dialami oleh anak, serta meningkatkan pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama pada bayi/balita yang sakit.
Manfaat dari inovasi ini adalah program yang terpadu melibatkan berbagai program yang saling terkait di puskesmas. Dampak positif yang besar dalam peningkatan status kesehatan balita sebagai generasi penerus bangsa menjadikan "Kelas BACA" layak untuk dikembangkan. Melalui diskusi tatap muka langsung dengan ibu hamil dan ibu balita, komunikasi/konsultasi melalui Grup WhatsApp Kelas BACA, serta video edukasi yang bervariasi dan mudah dipahami, ibu dapat memperoleh informasi kesehatan dengan lebih mudah. Tidak ada lagi alasan bagi ibu bayi/balita untuk tidak mengetahui status pertumbuhan dan perkembangan balitanya, atau terlambat dalam memberikan pertolongan kepada bayi/balitanya yang sakit yang dapat mengakibatkan kematian pada balita.
Inovasi "Kelas BACA" ini bermanfaat dalam meningkatkan minat baca ibu balita sehingga dapat mencegah dan mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi bayi/balita serta mencegah terjadinya stunting. Dengan adanya "Kelas BACA" di Kabupaten Soppeng, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran dan pengetahuan ibu terkait kesehatan balitanya. Melalui pendekatan edukasi yang menarik dan aksesibilitas informasi melalui media elektronik dan buku KIA, diharapkan angka kesakitan dan kematian balita dapat berkurang, serta tumbuh kembang balita menjadi optimal.