Kabupaten Soppeng, 24 Desember 2022 - Sistem Kesehatan Nasional telah merumuskan bahwa pembangunan nasional di bidang kesehatan bertujuan untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, pelayanan fisioterapi menjadi salah satu bagian penting yang berperan aktif. Mengacu pada Visi dan Misi Kabupaten Soppeng yang mengusung konsep "Soppeng yang lebih melayani, maju, dan sejahtera," pelayanan fisioterapi terus dikembangkan untuk mencapai tujuan tersebut.
Data kunjungan pasien anak di UPTD RSUD La Temmamala Soppeng pada tahun 2021 mencapai 2062 kunjungan, sedangkan kunjungan ke Instalasi Fisioterapi sebanyak 84 kunjungan. Pada tahun 2022, jumlah kunjungan pasien anak di rumah sakit meningkat menjadi 3049 kunjungan, dengan kunjungan ke Instalasi Fisioterapi sebanyak 215 kunjungan (sumber: Bagian Rekam Medik UPTD RSUD La Temmamala Soppeng, 2022).
Peningkatan kunjungan pasien anak yang signifikan pada tahun 2022 ke Instalasi Fisioterapi menunjukkan perlunya penanganan khusus dalam pelayanan kepada pasien anak. Saat ini, pasien anak masih mendapatkan pelayanan di ruangan yang sama dengan pasien dewasa, dengan mengikuti antrian yang sama pula. Keadaan ini berdampak pada kondisi psikologis anak, seperti rasa takut, kebosanan, dan ketidaknyamanan saat berada di ruangan yang sama dengan orang asing. Hal ini juga menghambat efektivitas penanganan fisioterapi pada pasien anak dan menurunkan tingkat kepuasan pasien dan keluarganya.
Dalam rangka mengatasi masalah tersebut, dilakukan inovasi dengan nama "Sayang Usia & Aksi Kasih" yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan fisioterapi anak melalui pembentukan Ruang Khusus Fisioterapi Anak dan pemanfaatan media komunikasi dengan keluarga pasien menggunakan aplikasi WhatsApp.
Langkah-langkah inovasi yang dilakukan antara lain:
1. Identifikasi masalah pelayanan pada pasien anak dilakukan melalui analisis kebutuhan dan masukan dari pasien dan keluarganya.
2. Tim staf bagian fisioterapi melakukan rapat internal untuk menentukan solusi yang tepat dalam meningkatkan pelayanan fisioterapi anak.
3. Pembuatan ruang khusus fisioterapi anak dilakukan dengan standar fasilitas yang memadai, termasuk kamar ber-AC, toilet dalam ruangan, dan berbagai alat terapi seperti matras puzzle, gym ball, wall bar, lampu IRR, standing frame, smart TV, dan mainan anak-anak.
4. Evaluasi dilakukan terhadap manfaat dan tujuan ruang khusus fisioterapi anak, meliputi waktu perbaikan kondisi anak dan tingkat kepuasan pasien serta keluarganya.
5. Media komunikasi dengan keluarga pasien anak menggunakan grup WhatsApp dibentuk. Setiap pasien anak yang mendapatkan pelayanan fisioterapi akan dimasukkan ke dalam grup ini, di mana keluarga pasien dapat memantau perkembangan kondisi anak dan mendapatkan petunjuk latihan khusus yang dapat dilakukan di rumah.
Tujuan dari inovasi ini adalah untuk meningkatkan pelayanan khusus fisioterapi anak sehingga tercapai peningkatan pelayanan fisioterapi yang optimal dan profesional di bagian Fisioterapi UPTD RSUD La Temmamala Soppeng. Diharapkan inovasi ini dapat memberikan hasil yang optimal dalam penyembuhan dan perbaikan fungsi serta gerak pasien anak, serta meningkatkan kepuasan pasien dan keluarganya.
Manfaat dari inovasi "Sayang Usia & Aksi Kasih" ini antara lain:
1. Memberikan pelayanan fisioterapi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasien anak sesuai dengan usia, kondisi, dan gangguan yang dialaminya.
2. Membantu mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak serta fungsi pada anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan.
3. Menciptakan ruang khusus fisioterapi anak yang nyaman, tenang, dan tidak terganggu oleh pasien dewasa, sehingga anak dapat merasa lebih aman dan nyaman selama proses pengobatan.
4. Mempercepat waktu perbaikan kondisi pasien anak melalui pelayanan fisioterapi yang fokus dan tidak terganggu oleh antrian pasien dewasa.
5. Memudahkan komunikasi antara keluarga pasien dengan tim fisioterapi melalui grup WhatsApp, sehingga keluarga dapat memantau perkembangan anak dan melaksanakan program latihan khusus di rumah.
Evaluasi dilakukan dengan pengumpulan data melalui metode pengamatan, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan pasien anak dan keluarganya. Hasil evaluasi ini akan digunakan sebagai acuan untuk terus mengembangkan pelayanan fisioterapi khusus anak di Rumah Sakit.
Dengan adanya inovasi "Sayang Usia & Aksi Kasih" ini, diharapkan pengetahuan, informasi, dan referensi bagi fisioterapis di Rumah Sakit dalam mengembangkan pelayanan fisioterapi anak dapat meningkat. Selain itu, diharapkan juga tercapai peningkatan kesehatan nasional khususnya dalam hal kesehatan anak.
Pelayanan fisioterapi anak yang optimal dan profesional merupakan komitmen dari UPTD RSUD La Temmamala Soppeng dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan meningkatkan kepuasan pasien serta keluarganya.